RajaKomen

Kapan Waktu yang Tepat Mengkonsumsi Vitamin? Ini Jawabannya

9 Nov 2020  |  1041x | Ditulis oleh : Penulis
Kapan Waktu yang Tepat Mengkonsumsi Vitamin? Ini Jawabannya

Aghil - Vitamin adalah salah satu zat yang membantu berbagai fungsi internal pada tubuh. Masing-masing vitamin memiliki peranan khusus yang tak bisa digantikan oleh nutrisi lain. Oleh karena itu, asupan vitamin perlu diperhatikan setiap harinya.

Saat tubuh kekurangan asupan vitamin secara alami, maka suplemen vitamin dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Untuk mengoptimalkan suplemen tersebut, kamu perlu tahu dahulu waktu yang tepat untuk mengkonsumsi vitamin itu.

Melansir Times of India, saat mengkonsumsi vitamin berbentuk pil, kamu perlu meminumnya secara teratur dan waktu yang tepat.

Perlu kamu perhatikan, bahwa konsumsi vitamin ini tak boleh melewati dosisi yang disarankan. Oleh karena itu, penting untuk berkonsulltasi terhadap dokter sebelum memutuskan mengkonsumsi vitamin.

Beberapa vitamin baik dikonsumsi saat perut kosong, dan sebagian lainnya perlu dikonsumsi setelah makan. Dengan menyesuaikan kondisi yang tepat ini, maka kamu dapat meminimalisir efek samping yang dapat terjadi.

Beberapa vitamin yang baik saat perut kosong adalah vitamin yang dapat larut dalam air. Sehingga mudah diserap oleh tubuh. Beberapa contohnya adalah vitamin C dan vitamin B. Kamu perlu mengkonsumsi vitamin ini di pagi hari setidaknya 30 menit sebelum sarapan.

Jenis vitamin kedua adalah vitamin yang larut dalam lemak. Sehingga beberapa vitamin ini sangat baik dikonsumsi setelah makan. Beberapa contoh vitamin ini adalah Vitamin A, Vitamin K, Vitamin E, dan Vitamin D. Untuk mendapatkan penyerapan yang lebih baik, vitamin ini perlu dikonsumsi dengan lemak atau minyak jenuh.

Sementara itu, kebanyakan wanita hamil diresepkan multivitamin untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang lebih baik. Mereka umumnya diresepkan dengan suplemen zat besi, kalsium dan asam folat. Vitamin ini paling baik diserap saat diminum sebelum makan siang.

Berita Terkait
Baca Juga:
Mayoritas Islam Di Indonesia Ternyata Hanya Jadi Minoritas Ketika Membela Kebenaran

Mayoritas Islam Di Indonesia Ternyata Hanya Jadi Minoritas Ketika Membela Kebenaran

Religi      

22 Des 2020 | 774 Penulis


Memang benar agama Isla adalah agama yang banayak dianut di Indonesia, sejak dari sekolah dasar pun kita tentu sudah di ajarkan tentang agama mana yang menjadi mayoritas dinegara kita. ...

Toko Hijab Online Dengan Desain Hijab Kekinian

Toko Hijab Online Dengan Desain Hijab Kekinian

Tips      

25 Feb 2021 | 1200 FDT


Sekarang ini online shop sudah sangat banyak sekali bertebaran, dan kamu bisa membeli barang apapun yang kamu inginkan dengan cepat seperti hijab dan busana muslim. Hijab dan busana ...

Hati-Hati, 3 Hal Ini Dapat Merusak Program Diet Kamu

Hati-Hati, 3 Hal Ini Dapat Merusak Program Diet Kamu

Tips      

29 Okt 2020 | 819 Penulis


Aghil - Memiliki bentuk tubuh yang ideal adalah salah satu target bagi sebagian besar orang. Untuk mendapatkannya, mereka akan menjalankan program diet tertentu. Diet itu susah-susah ...

Tak Hanya Sehat, Kurma Juga Ternyata Bisa Bikin Cantik

Tak Hanya Sehat, Kurma Juga Ternyata Bisa Bikin Cantik

Kesehatan      

30 Apr 2020 | 975 Penulis


Buah Kurma, buah khas Timur Tengah yang memiliki cita rasa manis legit ini memang sangat populer di negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim. Buah yang kerap disantap oleh Rasulullah ...

Mau Ganti Hape? Baca Ini Dulu Biar Ga Rugi

Mau Ganti Hape? Baca Ini Dulu Biar Ga Rugi

Tekno      

13 Maret 2020 | 1385 Penulis


Siapa yang tidak mau memiliki smartphone canggih dan up to date. Sepertinya kita semua menginginkan hal tersebut. Namun dengan cepatnya perkembangan teknologi saat ini, produk baru ...

Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

Nasional      

30 Jan 2024 | 26 Penulis


Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengumumkan pemberian bantuan sosial (bansos) senilai Rp 11.25 triliun untuk 18.8 juta orang. Setiap penerima akan menerima Rp 600 ribu per bulan ...