RajaKomen

Mayoritas Islam Di Indonesia Ternyata Hanya Jadi Minoritas Ketika Membela Kebenaran

22 Des 2020  |  774x | Ditulis oleh : Penulis
Mayoritas Islam Di Indonesia Ternyata Hanya Jadi Minoritas Ketika Membela Kebenaran

Memang benar agama Isla adalah agama yang banayak dianut di Indonesia, sejak dari sekolah dasar pun kita tentu sudah di ajarkan tentang agama mana yang menjadi mayoritas dinegara kita. Tetapi dengan berjalannya waktu kata mayoritas hanya hitungan angka, tidak ada yang benar-benar Islam yang membela kebenaran, Islam yang kritis terhadap penguasa yang lalai, Islam yang tidak hanya diam ketika ditindas. Masih pantaskah Islam disebut agama mayoritas dinegara kita ini?

Sudah makin jelas bahwa dakwah Islam terbukti kalah oleh dakwah kaum sekuler dan musyrik radikal. Jika muslim dituduh radikal garis keras, ingatlah bahwa musuh-musuh Islam tidak cuma radikal garis keras tapi juga bekerjasama secara terstruktur, sistemik, masif dan militan. Karena merasa mayoritas, ummat Islam terbukti gagal melakukan hal yang sama,  sehingga fitnah dan kerusakan besar telah terjadi dan semakin menjadi-jadi. 

Stop basa basi. Ketahuilah bahwa ummat Islam Indonesia itu minoritas. Yang mayoritas adalah kaum abangan atau sekuler radikal hasil proses sekulerisasi sekaligus deislamisasi besar-besaran melalui persekolahan massal paksa pemerintah dan siaran televisi sejak akhir 1960an. Jika NU dan  Muhammadiyah besar jumlah pengikutnya, jumlah kaum sekuler abangan masih jauh lebih besar. Baik aset NU maupun Muhammadiyah jika dibandingkan dengan aset para Taipan, ini seperti kelinci dan gajah.

Siaran televisi dan persekolahan massal paksa besar-besaran adalah proyek penjongosan ummat Islam agar cukup trampil menjalankan mesin-mesin pabrik pemilik investor asing dan aseng, sekaligus cukup dungu untuk terus bekerja bagi kepentingan pemilik modal. UU Omnibus Law Cipta Jongos adalah puncak proyek penjongosan ini.  Sementara sistem keuangan ribawi hasil kesepakatan KMB 1949 di Den Haag adalah instrumen perbudakan ummat Islam agar hidup dari hutang sekaligus dirampok kekayaannya melalui terms of trade yang tidak adil. 

Dakwah via mimbar saja sudah terbukti gagal.  Dakwah melalui ormas yang apolitis sudah terbukti gagal mengangkat derajad kaum muslimin secara ekonomi dan politik. Bahkan riba dibiarkan berlangsung terus walau dianggap darurat.

Baru-baru ini ada narasi bahwa negara tidak boleh kalah oleh Ormas semacam FPI. Narasi ini menyesatkan karena negara tidak pernah diancam oleh ormas, tapi diancam oleh Partai Politik yang membuat UU dan menentukan APBN serta mengorupsinya. Bahkan organisasi paling berbahaya di planet ini bukan ISIS, Al Qaedah, Hamas, Ikhwanul Muslimun, HTI atau FPI, tapi Partai Republik AS di bawah Trump. Menurut Noam Chomsky, di bawah Trump, dunia semakin terancam perang nuklir, kehancuran lingkungan, dan kematian demokrasi.

Kita memerlukan strategi dakwah baru. Ummat Islam Indonesia tidak perlu menjadi mayoritas. Jadilah minoritas kreatif yang bangga mengekspresikan diri sebagai muslim di kancah politik, ekonomi, dan kebudayaan. Bebaskan pendidikan ummat dari dominasi persekolahan, kuatkan keluarga, masjid, dan pesantren, serta segera bebaskan ummat dari cengkeraman riba.

 

Baca Juga:
Awas Tersesat, Yuk Intip Taman Labirin Terpanjang di Dunia yang Mencapai 9 Kilometer

Awas Tersesat, Yuk Intip Taman Labirin Terpanjang di Dunia yang Mencapai 9 Kilometer

Wisata      

11 Maret 2020 | 2124 Penulis


Bermain didalam labirin tentu saja suatu hal yang menyenangkan bagi para pecinta teka-teki dan petualangan. Saat kita memasuki labirin, bukan saja keberanian yang dibutuhkan oleh kita. ...

Ini Dia Cara Hindari Bau Mulut Saat Berpuasa

Ini Dia Cara Hindari Bau Mulut Saat Berpuasa

Kesehatan      

27 Apr 2020 | 1274 Penulis


Saat bulan Ramadhan, umat islam diwajibkan untuk berpuasa mulai terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari. Pada waktu tersebut, kita tidak boleh mengkonsumsi apapun baik makanan ...

SMP Al Masoem

Mengapa Adab Sebelum Ilmu Adalah Kunci Kesuksesan di Dunia Pendidikan

Pendidikan      

2 Okt 2023 | 99 FDT


Dalam dunia pendidikan, ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesuksesan seorang pelajar. Selain kemampuan akademik dan minat yang kuat, ada satu hal yang sering diabaikan oleh banyak ...

smp al masoem

7 Fasilitas Boarding School yang Membuat Santri Betah dan Tidak Ingin Pulang !

Kampus      

2 Agu 2023 | 300 FDT


Selama ini, mungkin kita sering mendengar mitos bahwa hidup di boarding school terasa seperti di penjara. Namun, anggapan tersebut sekarang perlu diubah! Boarding school pada masa kini ...

Mengatasi Iritasi pada Popok Bayi

Jaga Kulit Bayi Lebih Sehat, Ini Dia Tips Ampuh Mengatasi Iritasi pada Popok Si Kecil

Kesehatan      

19 Mei 2023 | 190 Penulis


Sebagai orang tua, menjaga kulit bayi agar tetap sehat dan nyaman adalah salah satu tanggung jawab utama. Salah satu masalah umum yang dihadapi oleh banyak orang tua adalah iritasi popok ...

Mengapa Prabowo Tidak Pantas Menjadi Presiden: Menyoroti Catatan Buruknya

Mengapa Prabowo Tidak Pantas Menjadi Presiden: Menyoroti Catatan Buruknya

Nasional      

17 Feb 2024 | 18 Penulis


Berdasarkan Husnatul Mahmudah, dkk dalam buku Pengantar Kewarganegaraan (2023), hak warga negara adalah jaminan dasar yang melindungi kemerdekaan dan kesejahteraan individu. Hak warga ...