RajaKomen

Menilai Kepercayaan Masyarakat pada Janji Prabowo untuk Menjaga Integritas dan Perkuat KPK

13 Feb 2024  |  45x | Ditulis oleh : Penulis
Menilai Kepercayaan Masyarakat pada Janji Prabowo untuk Menjaga Integritas dan Perkuat KPK

Isu penindakan tindak pidana korupsi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam debat calon presiden yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, 12 Desember 2023. Penyelesaian Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, dan peningkatan kapasitas lembaga pengawas menjadi beberapa program yang dijanjikan oleh ketiga calon presiden.

Prabowo Subianto, calon Presiden Nomor Urut 2, juga setuju bahwa KPK perlu diperkuat. Tidak hanya KPK, namun kepolisian, kejaksaan, dan lembaga pengawas lainnya, seperti BPK, BPKP, dan inspektorat di seluruh instansi pemerintah, juga perlu diperkuat untuk mencegah korupsi.

Perlu kita mengingat kembali, bagaimana sampai Firli Bahuri ditangkap saat masih menjadi Ketua KPK. Pada November 2023, Dewas KPK telah memeriksa sekira 30 orang saksi dalam perkara pelanggaran etik dugaan pemerasan hingga pertemuan Firli Bahuri dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

KPK telah menangkap tersangka kasus korupsi Kementerian Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada bulan Oktober 2023. Sebagaimana yang telah diketahui, mantan mentan ini telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa pemberian imbalan untuk proses lelang jabatan, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementan, yang juga melibatkan penerimaan gratifikasi. Dalam penanganan kasus SYL inilah, Firli melakukan permainan.

Meskipun FIRLI Bahuri sudah ditetapkan sebagai tersangka namun pada kenyataannya sampai saat ini dia belum ditahan oleh kepolisian. Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari berkomentar bahwa hal ini terjadi karena kejahatan korupsi bukan sebagai kejahatan perorangan melainkan melibatkan banyak pihak (dilansir dari mediaindonesia.com 03/02/24).

Sementara itu medcom.id pada 08/02 melansir berita yang mengungkapkan bahwa  Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak agar Bareskrim Polri segera melakukan supervisi kelengkapan berkas perkara kasus pemerasan yang diduga dilakukan oleh Firli Bahuri. Supervisi ini dianggap perlu dilaksanakan untuk menghindari konflik kepentingan. Hal tersebut diungkapkan oleh peneliti ICW – Kurnia Ramadhana dalam menyikapi berkas perkara Firli. Dokumen tersebut kembali dinyatakan tidak lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. "Sebab, ada potensi konflik kepentingan jika melihat relasi antara Kapolda Metro Jaya, Karyoto, dengan Firli sendiri," kata Kurnia melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Kamis, 08/02/2024.

Masih dikutip dari medcom.id disebut bahwa Kurnia mengatakan Irjen Karyoto sebelumnya merupakan bawahan Firli saat menduduki jabatan sebagai Deputi Penindakan KPK. Di luar itu, secara kepangkatan di kepolisian, Karyoto pun masih berada di bawah Firli.  

Novel Baswedan, mantan Ketua KPK dalam beberapa kesempatan, termasuk wawancara dengan Metro TV menyampaikan bahwa Firli Bahuri sejak masih menjabat sebagai Deputi Penindakan sudah  bermasalah dan arogan. Dalam kesempatan lain, Novel mengatakan bahwa Firli juga disinyalir memiliki harta yang sangat banyak yang tidak dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Kurang lebih ada 10 video yang memuat pembahasan terkait Firli Bahuri di podcast Novel Baswedan di kanal YouTube @NovelBaswedanOfficial. Sejarah yang mengisahkan bagaimana upaya melemahkan KPK juga bisa disimak di sini. Tentunya bisa ditebak dengan mudah bukan, pada masa pemerintahan siapa KPK yang dulunya sakti dilemahkan? Ya, pada masa pemerintahan Presiden Jokowi!

UU KPK yang baru memuat 26 poin yang melemahkan KPK. Di antaranya adalah: pelemahan independensi KPK karena diletakkan sebagai lembaga negara di rumpun eksekutif, bagian yang mengatur bahwa Pimpinan KPK adalah penanggung jawab tertinggi dihapus, pemangkasan kewenangan penyadapan, dan Operasi Tangkap Tangan menjadi lebih sulit dilakukan karena lebih rumitnya pengajuan penyadapan & aturan lain.

Lalu, jika misalnya tongkat estafet kepemimpinan negara ini berpindah kepada Prabowo-Gibran, akankah KPK dikembalikan marwahnya menjadi bersih seperti sedia kala mengingat ada Jokowi di belakang keduanya? Percayakah kepada janji kampanye Prabowo yang menyatakan akan memperkuat KPK selama masih ada Jokowi di belakangnya?

Berita Terkait
Baca Juga:
Water Jet Cleaning

Bersihkan Secara Total Permukaan Serta Peralatan Pabrik Anda dengan Water Jet Cleaning

Tekno      

13 Okt 2022 | 517 Penulis


Menjaga selalu kebersihan adalah sebuah hal penting yang harus selalu kita terapkan dalam kehidupan, apalagi dalam lingkungan industri seperti di pabrik-pabrik yang pastinya membutuhkan ...

4 Makanan Korea yang Sering Muncul di Drakor, Penasaran?

4 Makanan Korea yang Sering Muncul di Drakor, Penasaran?

Kuliner      

2 Apr 2020 | 971 Penulis


Drama Korea kini menjadi salah satu tayangan yang disukai kaum remaja. Tak ayal, berbagai macam hal yang ada dalam serial tersebut membuat kita penasaran. Mulai dari gaya berpakaian, lokasi ...

Memohon Tak Membatalkan Pesanannya, Alasan Driver Ojol Ini Bikin Terenyuh

Memohon Tak Membatalkan Pesanannya, Alasan Driver Ojol Ini Bikin Terenyuh

Nasional      

31 Okt 2020 | 908 Penulis


Aghil - Media sosial menjadi salah satu tempat seseorang membagikan kisahnya. Hal ini juga sering dilakukan oleh penumpang ataupun para driver ojol. Tak sedikit kisah yang dibagikan membuat ...

Peluang Karir yang Menjanjikan di Industri Perbankan Syariah

Peluang Karir yang Menjanjikan di Industri Perbankan Syariah

Pendidikan      

15 Jan 2024 | 49 FDT


Industri perbankan syariah saat ini tengah berkembang pesat, menciptakan peluang karir yang menjanjikan bagi individu yang tertarik berkarir di sektor keuangan yang sesuai dengan ...

Jadi Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil, Berikut Tips Aman Berenang Buat Ibu Hamil

Jadi Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil, Berikut Tips Aman Berenang Buat Ibu Hamil

Kesehatan      

15 Nov 2020 | 839 Penulis


Aghil - American College of Obstetricians and Gynecologists mengungkapkan olahraga yang paling aman selama masa kehamilan bagi wanita. Olahraga tersebut adalah berenang. Bukan hanya ...

Hati-Hati, 3 Hal Ini Dapat Merusak Program Diet Kamu

Hati-Hati, 3 Hal Ini Dapat Merusak Program Diet Kamu

Tips      

29 Okt 2020 | 844 Penulis


Aghil - Memiliki bentuk tubuh yang ideal adalah salah satu target bagi sebagian besar orang. Untuk mendapatkannya, mereka akan menjalankan program diet tertentu. Diet itu susah-susah ...