Terkini

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Wisata

Gunung Mihara, Gunung yang Lebih Seram daripada Hutan Aokigahara

Gunung Mihara, Gunung yang Lebih Seram daripada Hutan Aokigahara
355cedb17e429557.jpg (Foto: BeritaOpini/Dokumentasi)
admrozi

admrozi

Jumat, 13 Maret 2020 | 21:10 WIB

Pernah dengar hutan Aokigahara? Hutan yang dikenal sebagai hutan bunuh diri di Jepang. Usut punya usut, ternyata sebelum hutan tersebut terdapat lokasi yang lebih menyeramkan dibanding hutan Aokigahara ini.

Lokasi tersebut adalah Gunung Mihara yang berada di Pulau Izu Oshima di Jepang. Dahulu, gunung tersebut menjadi lokasi terpopuler bagi masyarakat Jepang untuk bunuh diri. Kepopuleran Gunung Mihara ini akhirnya pudar akibat munculnya hutan Aokigahara.

Kepopuleran gunung Mihara hilang setelah pemerintah Jepang menutup lokasi gunung ini.

Saksi Ribuan Aksi Bunuh Diri

 

Dimulai pada tahun 1920-an, Gunung Mihara ini sering digunakan masyarakat Jepang sebagai lokasi untuk mengakhiri hidup mereka. Bahkan, Gunung Mihara ini sempat dijuluki sebagai "Titik Bunuh Diri" seperti dilansir dari laman Atlas Obscura.

Pada tahun 1933 saja, Gunung Mihara ini sudah menjadi saksi dari hilangnya 944 nyawa. Dua tahun berikutnya, lebih dari 350 nyawa memutuskan bunuh diri di lokasi ini. Kemudian pada tahun 1936, lebih dari 600 orang bunuh diri dengan melompat ke kawah di Gunung Mihara ini. 

Menurut laporan, kasus bunuh diri terjadi hingga 2000 kasus pada tahun 1936-1937. Bahkan ada yang melakukan aksi bunuh diri ini secara berkelompok.

Menarik Wisatawan untuk Menonton Aksi Bunuh Diri

Dengan reputasi sebagai tempat favorit bunuh diri, Gunung Mihara bukannya membuat orang takut. Malahan, menyedot wisatawan untuk datang ke tempat tersebut.

Pada masa tersebut, wisatawan bahkan membludak. Kapal uap yang menjadi penghubung Mihara dan pulau utama bahkan hingga mengubah jadwal keberangkatannya. Biasanya mereka melakukan pemberangkatan setiap tiga kali seminggu, hingga berubah menjadi setiap hari.

Tujuan wisatawan tersebut bukan untuk bunuh diri, namun untuk menonton secara langsung aksi bunuh diri yang terjadi disana.

Ditutup demi Menghentikan Aksi Bunuh Diri Warga

Karena maraknya aksi bunuh diri ini, akhirnya Gunung Mihara resmi ditutup oleh pemerintah dan kepolisian setempat.

Akibat penutupan tersebut, akhirnya aksi bunuh diri mulai menurun di Gunung Mihara.

Namun, ternyata masyarakat Jepang tidak menyerah untuk melakukan aksi bunuh diri tersebut, sehingga muncullah hutan Aokigahara sebagai lokasi favorit berikutnya untuk bunuh diri.

Baca Juga