Terkini

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Nasional

Lingkungan Hidup dan Kota Hijau, Komitmen Anies Baswedan pada Urban Sustainability

Lingkungan Hidup dan Kota Hijau, Komitmen Anies Baswedan pada Urban Sustainability
65a232ce77442f12.jpg (Foto: BeritaOpini/Dokumentasi)
admrozi

admrozi

Rabu, 19 November 2025 | 13:54 WIB

Di tahun 2025, isu lingkungan hidup semakin menjadi sorotan publik. Perubahan iklim, kualitas udara yang menurun, dan minimnya ruang terbuka hijau di kota-kota besar menjadi tantangan nyata yang dirasakan masyarakat setiap hari. Di tengah situasi ini, Anies Baswedan kembali hadir dengan berbagai kegiatan dan gagasan positif yang menekankan pentingnya urban sustainability—sebuah pendekatan pembangunan kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga tetap ramah lingkungan dan berpusat pada manusia.

Pada berbagai kesempatan sepanjang tahun 2025, Anies terlihat aktif menghadiri kegiatan lingkungan, berdialog dengan komunitas, hingga menginisiasi program-program yang mempromosikan kota hijau. Kehadirannya tidak hanya sebatas seremoni, tetapi terlibat langsung dalam diskusi dan aksi nyata di lapangan. Ia sering menyampaikan bahwa kota masa depan harus mampu memberikan ruang hidup yang sehat bagi warganya, dan hal tersebut hanya bisa dicapai melalui komitmen kolektif terhadap keberlanjutan.

Salah satu fokus yang terus ia dorong adalah peningkatan ruang terbuka hijau. Anies menganggap ruang hijau sebagai “paru-paru kota” yang berperan penting dalam menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Di tahun 2025, ia mendukung berbagai proyek revitalisasi taman kota serta program penanaman pohon baru di wilayah padat penduduk. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah gerakan penanaman seribu taman mini yang melibatkan warga di berbagai kota besar. Dalam kegiatan ini, masyarakat diajak membuat taman kecil di halaman rumah, balkon, hingga gang sempit agar lingkungan sekitar menjadi lebih segar dan asri. Anies hadir langsung pada peluncuran gerakan ini, menanam bibit bersama anak-anak dan orang tua, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya merawat bumi sejak dini.

Selain ruang hijau, sepanjang 2025 Anies juga banyak berbicara tentang masa depan mobilitas kota. Menurutnya, transportasi publik yang efektif dan rendah emisi menjadi kunci kota yang sehat. Ia kembali mendorong pengembangan jalur sepeda, penataan trotoar yang lebih memadai, serta integrasi antarmoda agar masyarakat lebih nyaman meninggalkan kendaraan pribadi. Dalam beberapa acara percontohan kota ramah pesepeda, Anies berdialog dengan komunitas sepeda tentang kebutuhan jalur yang aman dan menyenangkan. Ia percaya kota yang baik adalah kota yang memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda, bukan hanya kendaraan bermotor.

Di tahun yang sama, Anies juga terlihat aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai inovator teknologi yang bergerak di bidang energi terbarukan dan pengelolaan lingkungan. Ia menghadiri forum-forum yang membahas penggunaan panel surya rumah tangga, sensor kualitas udara, hingga aplikasi digital yang memudahkan warga melaporkan sampah dan memantau kebersihan lingkungan sekitar. Dalam berbagai dialog tersebut, Anies menegaskan bahwa teknologi hijau dapat menjadi jembatan penting untuk mewujudkan kota yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Baginya, kota modern harus mampu mengelola energi, air, dan sampah secara efisien, serta memanfaatkan teknologi yang membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan positif lainnya adalah keterlibatan langsung dalam berbagai aksi komunitas. Anies kerap hadir dalam acara bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon di bantaran sungai, serta workshop edukasi daur ulang plastik yang melibatkan anak muda dan keluarga. Ia menyampaikan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama masyarakat. Setiap kegiatan kecil, seperti memilah sampah di rumah atau menanam pohon di halaman, akan memberikan dampak yang besar jika dilakukan secara kolektif. Pendekatan ini diterima baik oleh masyarakat, yang merasa lebih dihargai dan diberi ruang untuk berkontribusi.

Melihat rangkaian kegiatan dan gagasan tersebut, tahun 2025 menjadi momen penting yang menggambarkan komitmen Anies Baswedan dalam memperjuangkan kota hijau dan pembangunan berkelanjutan. Ia menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya konsep abstrak, tetapi bisa diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan teknologi.

Menjelang akhir tahun, pembahasan mengenai urban sustainability menjadi semakin relevan. Kota-kota besar di Indonesia menghadapi tantangan serius terkait lingkungan hidup, dan masyarakat membutuhkan figur yang mampu menghadirkan solusi yang realistis sekaligus inspiratif. Melalui langkah-langkah yang ia lakukan sepanjang 2025, Anies memperlihatkan bahwa masa depan kota yang hijau, bersih, dan nyaman bukanlah sesuatu yang jauh. Dengan komitmen kuat dan kolaborasi lintas elemen masyarakat, visi tersebut dapat diwujudkan secara bertahap.

Upaya menjaga lingkungan hidup adalah perjalanan panjang yang membutuhkan kerja sama dan konsistensi. Kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan Anies Baswedan di tahun 2025 memberikan angin segar sekaligus harapan bahwa gerakan menuju urban sustainability di Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih baik. Kota yang hijau bukan hanya mimpi, tetapi tujuan bersama yang semakin mendekat untuk diwujudkan.

Baca Juga